Showing posts with label ARTIKEL scient. Show all posts
Showing posts with label ARTIKEL scient. Show all posts

SOICHIRO HONDA : “Lihat Kegagalan Saya”

|| || , || Leave a comments
‘Pengalaman adalah guru yang paling brutal dan kejam’.

 Soichiro Honda
 
Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Kuliah karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.
“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,” ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.
Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.



Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia. Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.
Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang ”Raja” jalanan.

5 Resep keberhasilan Honda:

1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

Sumber   :  www.kisahinspiratif.


Bangsa Lemuria:bangsa yg hilang

|| || , || Leave a comments

Lemuria/Mu merupakan peradaban kuno yg muncul terlebih dahulu sebelum peradaban
Atlantis.Para peneliti menempatkan era peradaban Lemuria disekitar periode 75000
SM – 11000 SM.Jika kita lihat dari periode itu,Bangsa Atlantis dan Lemuria seharusnya pernah hidup bersama selama ribuan tahun lamanya. Gagasan Benua Lemuria terlebih dahulu eksis dibanding peradaban Atlantis dan Mesir Kuno dapat kita peroleh penjelasannya dari sebuah karya Augustus Le Plongeon (1826-1908),seorang peneliti dan penulis pada abad ke -19 yang mengadakan penelitian terhadap situs2 purbakala peninggalan Bangsa Maya di Yucatan.

 Kuil Bangsa Maya

Informasi tsb diperoleh setelah keberhasilannya menterjemahkan beberapa lembaran
catatan kuno peninggalan Bangsa Maya. Dari hasil terjemahan,diperoleh beberapa informasi yang menunjukkan hasil bahwa Bangsa Lemuria memang berusia lebih tua daripada peradaban nenek moyang mereka (Atlantis).Namun dikatakan juga,bahwa mereka pernah hidup dalam periode waktu yang sama, sebelum kemudian sebuah bencana gempa bumi dan air bah dasyat meluluh lantahkan dan menenggelamkan kedua peradaban maju masa silam tersebut. Hingga saat ini,letak dari Benua Lemuria pada masa silam masih menjadi sebuah kontroversi,namun berdasarkan bukti arkeologis dan beberapa teori yang

 Ilustrasi benua Lemurian

dikemukakan oleh para peneliti,kemungkinan besar peradaban tsb berlokasi di Samudera Pasifik (disekitar Indonesia sekarang). Banyak arkeolog memepercayai bahwa Easter Island yang misterius itu merupakan bagian dari Benua Lemuria.Hal ini jika dipandang dari ratusan patung batu kolosal yang mengitari pulau dan beberapa catatan kuno yang terukir pada beberapa artifak yang mengacu pada bekas-bekas peninggalan peradaban maju pada masa silam.(artikel Easter Island juga dapat dibaca di blog ini) 

 Ester island

Mitologi turun temurun para suku Maori dan Samoa yang menetap dipulau-pulau disekitar Samudera Pasifik juga menyebutkan bahwa dahlulu kala pernah ada sebuah daratan besar besar di Pasifik yang yang hancur diterjang oleh gelombang pasang air laut dasyat(tsunami), namun sebelumnya bangsa mereka telah hancur terlebih dahulu akibat peperangan. Keadaan Lemuria sendiri digambarkan sangat mirip dengan peradaban Atlantis,memiliki tanah yang subur,masyarakat yang makmur dan penguasaan terhadap beberapa cabang ilmu pengetahuan yang mendalam. faktor-faktor tersebut tentunya menjadi sebuah landasan pokok bagi Bangsa Lemuria untuk berkembang pesat menjadi sebuah peradaban yang maju dan memiliki banyak ahli/ilmuwan yang dapat menciptakan suatu trobosan baru dalam Ilmu pengetahuan dan Teknologi mereka.
Seperti banyak dikemukakan oleh beberapa pakar spiritual dan arkeologi ,bahwa bangsa Lemurian dan Atlantean menggunakan crystal secara intensif dalam kehidupan mereka.
 
Edgar Cayce,Seorang spiritualis Amerika melalui channelingnya berkali2 mengungkapkan hal yang sama. Kuil2 Lemuria dan Atlantis menempatkan sebuah crystal generator raksasa yang dikelilingi crystal2 lain, baik sebagai sumber tenaga maupun guna berbagai penyembuhan.
Banyak info mengenai atlantis dan lemurian diperoleh dengan men-channel crystal2
‘old soul’ yang pernah digunakan pada kedua jaman ini. Beberapa Monument Batu misterius yang berhasil ditemukan dibawah perairan Yonaguni,Jepang,mungkinkah monument2 ini merupakan sisa-sisa dari peradaban Lemuria?

Namun, berbeda dengan bangsa Atlantis yang lebih mengandalkan fisik,teknologi dan gemar berperang,Bangsa Lemuria justru dipercaya sebagai manusia-manusia dengan tingkat evolusi dan spiritual yang tinggi,sangat damai dan bermoral.

Menurut Edgar Cayce,munculnya Atlantis sebagai suatu peradaban super power pada saat itu (kalau sekarang mirip Amerika Serikat begitulah) membuat mereka sangat ingin menaklukkan bangsa-bangsa didunia,diantaranya Yunani dan Lemuria yang dipandang oleh para Atlantean sebagai peradaban yang kuat. Berbekal peralatan perang yang canggih serta strategi perang yang baik,invansi Atlantis ke Lemuria berjalan seperti yang diharapkan. sifat dari Lemurian yang menjunjung tinggi konsep perdamaian,mereka tidak
dibekali dengan teknologi perang secanggih bangsa Atlantean,sehingga dalam sekejap,Lemuria pun jatuh ketangan Atlantis. Para Lemurian yang berada dalam kondisi terdesak,ahirnya banyak meninggalkan bumi untuk mencari tempat tinggal baru di planet lain yang memiliki karakteristik mirip bumi,mungkin keberadaan mereka saat ini belum kita ketahui (ada yang mengatakan saat ini mereka tinggal di Planet Erra/Terra digugus bintang Pleiades.

Edgar Cayce

Mungkin kisah para Lemurian yang meninggalakan bumi untuk menetap diplanet lain ini sedikit tidak masuk akal,tapi perlu kita ketahui bahwa teknologi mereka pada saat itu sudah sangat maju,penguasaan teknologi penjelajahan luar angkasa mungkin telah dapat mereka realisasikan dijauh2 hari.Tentunya penguasaan
teknologi yang sama pada era peradaban kita ini,belum bisa disandingkan dengan kemajuan teknologi yang mereka ciptakan.(Baca artikel Piri Reis Map sebagai bahan pertimbangan).

Dari sekelumit kisah yang aq uraikan diatas,dapat ditarik kesimpulan bahwa para Lemurian tidak musnah oleh bencana gempa bumi dan air bah seperti yang dialami oleh para Atlantean,namun karena peranglah yang membuat sebagain dari mereka berguguran.

Sementara semenjak kekalahannya oleh bangsa Atlantis,otomatis wilayah Lemuria dikuasai oleh para Atlantean,sampai saat ahirnya daratan itu diterpa oleh bencana yang sangat dasyat yang kemudian menenggelamkannya bersama beberapa daratan lainnya,termasuk diantaranya Atlantis itu sendiri.
Istana Taifurkhafi di Istanbul, Turki, tersimpan selembar peta kuno yang sangat unik. Peta kuno yang terbuat dari bahan kulit rusa (Gazelle skin) ini ditemukan pada awal abad ke-18, sekilas jika dilihat mungkin hanyalah merupakan selembar replika peta daratan dimasa masa lalu. Dalam peta tersebut, hanya kawasan Laut Tengah yang tergambar secara persis, sedangkan kawasan lainnya, seperti benua Amerika dan benua Afrika tergambar sangat berbeda.

Monument Batu misterius perairan Yonaguni,Jepang

Di Istana Taifurkhafi di Istanbul, Turki, tersimpan selembar peta kuno yang sangat unik. Peta kuno yang terbuat dari bahan kulit rusa (Gazelle skin) ini ditemukan pada awal abad ke-18, sekilas jika dilihat mungkin hanyalah merupakan selembar replika peta daratan dimasa masa lalu. Dalam peta tersebut, hanya kawasan Laut Tengah yang tergambar secara persis, sedangkan kawasan lainnya, seperti benua Amerika dan benua Afrika tergambar sangat berbeda.

 Peta kuno dari kulit rusa

Kemudian, di saat para ilmuwan menelitinya dengan lebih lanjut, hasil yang diperoleh sangat mengejutkan, karena ternyata peta kuno ini sebenarnya adalah gambar pandangan udara dari atas angkasa yang sangat detail dan terperinci. Jika disandingkan dengan gambar yang diambil dari pesawat Apollo 8, maka peta kuno Turki ini bagaikan fotokopinya. Gambar perubahan garis besar pada benua Amerika dan Afrika di peta kuno tsb, sesuai dengan gambar yang diambil melalui pesawat Apollo 8. Dan yang lebih menakjubkan lagi adalah, bahwa peta kuno itu melukiskan bentuk rumit permukaan bumi kutub selatan yang tertutup lapisan es tebal,Tidak ada perbedaan sedikit pun dengan hasil gambar pemetaan menggunakan fatometer yang dilakukan oleh tim eksplorasi kutub selatan pada tahun 1952 yang mengadakan penyelidikan keadaan bumi di bawah lapisan es.

Lalu siapakah pada masa purbakala yang sudah menguasai teknologi tinggi pemotretan melalui angkasa luar? Dari penemuan peta kuno ini menjadi suatu bukti akan kemajuan pengetahuan ilmu astronomi peradaban masa silam yang sampai detik inipun belum bisa dikuasai oleh manusia-manusia zaman sekarang yang notabene mungkin mempunyai peralatan yang lebih canggih dari mereka. Studi lebih lanjut mengatakan mungkin mereka telah dapat menciptakan suatu trobosan teknologi yang luar biasa pada masa itu,seperti telah melakukan penjelajahan luar angkasa dan pendaratan diplanet lain. Apalagi hal tersebut didukung oleh beberapa penemuan artifak2 kuno yang menggambarkan beberapa gambaran imajinasi astronot2 pada masa silam. Lalu, mungkinkah nenek moyang kita sudah ada yang bermigrasi dan menetap diplanet-planet lain yang memiliki karakteristik mirip dengan bumi yang pada saat mungkin belum dapat ditemukan keberadaannya oleh para astronom kita? Jikalau benar demikian, apakah ada benarnya juga kisah mengenai bangsa Lemuria yang dikisahkan sebagain penduduknya banyak yang bermigrasi keluar dari Bumi untuk mencari tempat tinggal baru diplanet lain ketika diambang kekalahannya dengan bangsa Atlantis pada dahulu kala? wallahualam bi sahawab.
Sumber  :  yentilupkuroi.wordpress

Mysteri Piramida di Indonesia

|| || , || 1 comments
Mentari nyaris berada di atas ubun-ubun, saat empat mobil menepi di pinggiran Jalan Raya Soreang, Cipatik, medio Februari 2011. Siang itu, Kampung Badaraksa yang terletak di lereng bukit, kedatangan tamu.


Rombongan itu menyusuri  jalan kecil mendaki di tengah pemukiman penduduk, hendak menuju ke atas puncak Gunung Lalakon, yang terletak di Desa Jelegong, Kecamatan Kotawaringin, Kabupaten Bandung. Dari Kampung Badaraksa yang berada di ketinggian sekitar 720 m di atas permukaan laut, mereka bergegas naik memutari bukit dari bagian selatan ke barat.
 Gunung Sadahurip, Garut 
(Foto: Turangga Seta)

Sambil membawa berbagai peralatan dan beberapa gulungan besar kabel, rombongan membelah hutan gunung. Derap langkah kaki mereka seolah berkejaran dengan ritme suara jengkerik, dan tonggeret di kanan-kiri. Tim yang terdiri dari sekelompok pemuda dan para peneliti itu, akhirnya sampai di puncak setinggi 988 meter dari permukaan laut.


Kabel direntang. Tim mulai memasang alat geolistrik yang mereka bawa. Sebanyak 56 sensor yang dipasangi altimeter (alat pengukur ketinggian) diuntai dari puncak bukit ke bawah lereng, masing-masing berjarak lima meter, dicatu oleh dua aki listrik.


Alat-alat itu berfungsi mendeteksi tingkat resistivitas batuan, dan bisa digunakan menganalisa struktur kepadatan batuan hingga ratusan meter ke bawah.  “Tujuan kami saat itu mengetahui apakah ada bangunan tersembunyi di dalam gunung,” kata Agung Bimo Sutedjo, kepada VIVAnews, di Jakarta, Selasa, 15 Februari 2011.
*****


Agung adalah Pendiri Yayasan Turangga Seta, organisasi yang punya hajat penelitian di gunung itu. Bak tokoh fiksi Indiana Jones, awak Turangga Seta memang punya kegemaran memburu jejak sejarah. Bukan atas hasrat memiliki, tapi mengungkap kegemilangan sejarah nenek moyang di masa lalu.
Komunitas itu berdiri sekitar 2004, digawangi oleh sekelompok profesional di berbagai bidang. Ada pengajar, kontraktor bangunan, pegawai negeri sipil, karyawan perusahaan swasta, juga mahasiswa. Beberapa di antara mereka punya kepekaan lebih terhadap kehadiran gaib, atau istilah keren mereka: parallel existence.


“Kami ini semua anak-anak MIT. Bukan Masachussetts Institute of Technology, tapi Menyan Institute of Technology,” kata anggota Turangga Seta Hery Trikoyo, bergurau. Sebab, dalam melakukan perburuan terhadap situs sejarah, kadang mereka mendapat sokongan informasi lokasi dari ‘informan tak kasatmata’.
Namun, karena dasarnya mereka adalah anak-anak yang mengenyam pendidikan tinggi, dorongan mereka membuktikan informasi tersebut, mengalir deras. Tak jarang para ‘arkeolog partikelir’ ini keluar malam-malam usai jam kerja, untuk menggali sebuah tempat demi membuktikan kebenaran hipotesa mereka.
Setelah mereka menemukan benda sejarah yang mereka maksud, lalu mereka menimbunnya kembali, tanpa diketahui oleh masyarakat umum. “Kami khawatir bila diketahui banyak orang, malah diambil atau dicuri,” kata Agung.


Kali ini, kedatangan mereka ke Gunung Lalakon dalam rangka membuktikan teori mereka, bahwa ada sejumlah piramid di Indonesia. Salah satu informasi awal didapatkan dari tafsiran mereka terhadap relief Candi Penataran.


Turangga Seta percaya bahwa kebudayaan Nusantara lebih tua daripada Kebudayaan Sumeria, Mesir, atau Maya. Mereka sangat yakin Indonesia memiliki situs candi atau piramida yang lebih banyak dan lebih megah dari peradaban Mesir dan Maya.


“Ada ratusan piramida di Indonesia, dan tingginya tak kalah dari piramida Giza di Mesir yang cuma 140-an meter,” kata Agung. Meski masih harus diuji secara ilmiah, pandangan Agung senada dengan teori Profesor Arysio Santos, yang menyebutkan Indonesia adalah peradaban Atlantis yang hilang. (Baca juga: Atlantis, Dongeng yang Logis)


Keyakinan ini tentu saja membuat banyak orang mengernyitkan dahi.  Turangga Seta sempat mem-postonline. lengkap dengan foto-fotonya. Hasilnya, mereka menuai cemoohan dan tertawaan. “Nanti, kalau semuanya terbukti, mereka tak bisa lagi tertawa,” kata Agung berapi-api. keyakinan mereka ihwal keberadaan piramida di Indonesia di sebuah forum
*****
Agung mungkin sedang sesumbar. Tapi, bisa juga tidak. Usai pengujian geolistrik di Gunung Lalakon, para peneliti yang datang bersama Agung cs. terbengong-bengong. Mereka bukan sembarang peneliti. Mereka adalah peneliti papan atas. Beberapa adalah pakar geolog ternama, yang kredibilitasnya tak diragukan. Tapi karena datang atas nama pribadi, kehadiran mereka di sana tak mau diungkap.


Setidaknya, kekaguman mereka sempat diabadikan dalam sebuah rekaman video milik tim Turangga Seta yang disaksikan VIVAnews. “Selama ini saya tidak pernah menemukan struktur subsurface seperti ini. Ini unnatural (tidak alamiah – red),” kata pakar geologi yang wajahnya sering terlihat di berbagai stasiun TV itu.


Lazimnya, sebuah lapisan tanah atau lapisan batuan akan menyebar merata secara menyamping atau horisontal. Tapi hasil uji geolistrik menyatakan terdapat semacam struktur bangunan yang memiliki bentuk seperti piramida, dan di atasnya terdapat lapisan batuan tufa dan breksi dengan pola selang-seling secara bergantian.


Pola batuan tufa dan breksi ini berulang secara melintang bukan mendatar, dengan kemiringan sama. “Seolah-olah piramida ini diuruk dan dibronjong secara sengaja, agar tak longsor,” kata Hery, yang berprofesi sebagai konsultan kontraktor bangunan.


Dalam lanjutan rekaman video berikutnya, pakar geologi tadi menunjuk sebuah bentukan berwarna biru. Dalam hasil uji geolistrik, warna biru menandakan sebuah tempat yang punya resistivitas paling rendah.  “Ini mungkin semacam rongga yang bisa berisi air atau tanah lempung,” pakar geologi itu menerangkan. Bentukan tadi menyerupai semacam pintu.


Yang jelas, pakar geologi itu melanjutkan, kemungkinan besar temuan itu adalah struktur buatan manusia, karena proses alamiah sepertinya tak mungkin menghasilkan pola batuan semacam itu. “Ini jelas man-made,” kata dia.


VIVAnews sempat mengkonfirmasi salah satu pakar geologi yang turut dalam penelitian ke Gunung Lalakon bersama tim Turangga Seta. Awalnya ia menampik, dan mengatakan tak tahu-menahu keberadaan struktur bangunan mirip piramida di bawah Gunung Lalakon. Tapi belakangan secara tersirat ia mengakui hal itu.
“Saya no comment,” kata geolog kawakan Andang Bachtiar kepada VIVAnews, Rabu, 23 Februari 2011. Lebih jauh, mantan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) itu mengatakan hasil analisis itu masih belum bisa menyimpulkan apa-apa. Masih banyak hal yang perlu dibuktikan, kata Andang.


Tapi Andang kemudian mengaku, selain ke Gunung Lalakon di Bandung, juga ia mendampingi tim Turangga Seta menguji bukit serupa di daerah Sukahurip, Pengatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.


Menurut Agung, timnya sudah melakukan pengujian geolistrik dan uji seismik di 18 titik di beberapa tempat di Indonesia. Di Bandung dan di Garut, mereka mendapat hasil kurang lebih sama. Semua serupa: indikasi adanya sebuah struktur bangunan yang mirip piramida di bawah bukit.


Bedanya, di bukit-piramida di Garut tak dijumpai adanya rongga seperti pintu, seperti halnya di Bandung. “Mungkin karena kami hanya mengujinya di salah satu bagian lereng bukit saja,” kata Hery Trikoyo.  Sayang, Turangga Seta masih menutup rapat hasil uji mereka di tempat lainnya.
*****

Turangga Seta mengklaim masih ada ratusan piramida lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu pentolan Turangga Seta lainnya, Timmy Hartadi, dalam laman Facebook mereka mengatakan bahwa piramida-piramida itu tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.


Bagaimana dengan klaim piramid di Bandung dan di Garut?
Secara geomorfologis, bentuk Gunung Lalakon di Bandung maupun Gunung Sadahurip di Garut memang memiliki bentuk yang mirip dengan piramida. Mereka memiliki empat sisi yang nyaris simetris.
  
“Bentuknya kok begitu simetris ya? Lancipnya sangat simetris,” ujar arkeolog senior Profesor Edi Sedyawati, saat dijumpai VIVAnews di kediamannya di Jakarta, Rabu, 23 Februari 2011.

 Gunung Lalakon, Soreang, Bandung 
(Foto: Turangga Seta)


Namun, kata Edi, klaim dan hasil uji geolistrik masih belum cukup untuk mendapatkan kesimpulan akhir.  Langkah selanjutnya adalah penggalian percobaan pengambilan sampel dengan memuat sebuah test bed untuk mengetahui apa benar ada indikasi lapisan-lapisan budaya dan ada bekas-bekas perbuatan manusia atau tidak.


“Tapi ini harus betul-betul penggalian arkeologi yang meminta izin kantor suaka purbakala dan melibatkan arkeolog, karena harus ada pertanggung jawaban dan laporan, dari mili ke mili (milimeter, red),” kata Edi Sedyawati.


Turangga Seta pun tengah mengusahakan izin pengambilan sampel tanah di Gunung Lalakon kepada Pemda Jawa Barat. “Kami hanya perlu menggali tanah di lokasi, selebar sekitar 3-4 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter,” kata Agung.


sumber:http://sorot.vivanews.com/news/read/206599-berburu-piramida-di-nusantara

5 hewan yang memiliki kecerdasan setara dengan manusia

|| || , || Leave a comments
1. Dolphins

Lumba-lumba baru-baru ini dinyatakan sebagai makhluk kedua di dunia yang paling cerdas (setelah manusia). Seorang ahli zoologi dari Emory University di Atlanta, Georgia, menurut The Times, bahkan telah pergi jauh untuk mengatakan bahwa mereka "neuroanatomy menunjukkan kontinuitas psikologis antara manusia dan lumba-lumba," dan menyerukan untuk peninjauan kembali terhadap interaksi manusia-lumba-lumba. Ilmuwan lain dari Marymount Loyola University di Los Angeles bahkan disebut 'orang-orang non-manusia.' Mereka 

Lumba-lumba lebih cerdas daripada simpanse dan dengan kemampuan komunikasi yang mirip dengan 'manusia. Otak mereka hanya urutan kedua dari massa dari otak manusia, membuat mereka binatang yang mempunyai budaya dengan kepribadian yang berbeda dengan kemampuan untuk berpikir.

2. Simpanse

Banyak yang telah dikatakan tentang kecerdasan simpanse, dengan beberapa orang yang mengklaim mereka jenius dan yang lain mengatakan mereka hanya cerdas sebagai seorang anak berusia tiga tahun. Tentu saja, fakta yang sebenarnya jatuh di antara keduanya. 

Tapi ada setidaknya satu area di mana simpanse lebih cerdas daripada manusia - memori fotografi. Sebuah studi oleh Primata Research Institute di Universitas Kyoto membuktikan simpanse muda memiliki kemampuan memori yang luar biasa bekerja untuk ingatan numerik, bahkan lebih baik daripada orang dewasa manusia diuji dengan aparat yang sama mengikuti prosedur yang sama.

3. Semut

Meskipun ukuran mereka kecil, banyak varietas di dunia semut memiliki keterampilan luar biasa. Salah satu yang paling mengesankan adalah jenis smithii themycocepurus dari Amazon, sebuah spesies feminis super yang telah mengembangkan kemampuan untuk mereproduksi melalui kloning - pengeluaran dengan kedua seks dan laki-laki - untuk berevolusi menjadi berkembang biak semua-perempuan. 

Menurut penelitian dari University of Arizona, itu tidak jelas ketika perubahan itu terjadi, tetapi dengan mereproduksi tanpa seks, semut menghindari biaya energik produksi laki-laki dan dua kali lipat jumlah perempuan reproduksi yang diproduksi setiap generasi.

Tidak seperti kita manusia, semut juga telah mempelajari cara-cara yang efisien untuk mengatur lalu lintas super mereka. Dan pada tahun 2006 penelitian yang dilakukan oleh University of California Berkeley telah menetapkan bahwa semut perangkap-rahang (Odontomachus bauri) dapat menutup rahang  pada kecepatan luar biasa: Pemogokan berlangsung 0,13 milidetik, 2.300 kali lebih cepat dari sekejap mata.

4. Gajah

Mereka besar, dan kadang-kadang mereka tampak lelah dan lambat. Tapi itu tidak mengherankan bahwa  mamalia berhidung aneh ini yang benar-benar memiliki sesuatu: Penelitian dari University of St Andrews menunjukkan bahwa gajah dapat melacak sampai dengan 30 anggota yang tidak hadir atau tersesat dari keluarga mereka dengan mencium bau mereka dan membangun sebuah peta mental untuk mengetahui suatu daerah. 

Bahkan lebih baik, menurut penelitian lain oleh Universitas yang sama, gajah dapat mengetahui prilaku manusia terhadap dirinya.apakah manusia yang ramah atau mengancam, dari aroma dan warna pakaian.

5. Merpati

Manusia sangat memerlukan beberapa jenis peta dan kompas untuk menemukan jalan pulang setelah perjalanan yang panjang,merpati dapat kembali ke suatu daerah dari jarak yang sangat panjang (lebih dari 1.100 mil) tanpa bimbingan apapun. 

Sebenarnya, mereka memiliki beberapa bantuan: Menurut penelitian oleh Universitas Frankfurt, merpati memiliki struktur yang mengandung besi di paruh mereka, yang membantu mereka merasakan medan magnet bumi dengan kebebasan gerak dan postur tubuh mereka, sehingga mereka dapat dengan mudah menentukan posisi geografis.
Hasil penelitian yang dirilis tahun ini menunjukkan pesona magnet ini terdapat juga pada burung lain.

Sumber  :   foggyworld.net

CAMJ Tiny SLR – Kamera terkecil di dunia?

|| || || Leave a comments

CAMJ Tiny merupakan DSLR atau Kamera yang sangat kecil  tetapi kemampuannya tidak kalah dengan kamera konvensional yang ada, dengan resolusi kamera  2 megapiksel merupakan kamera yang berfungsi penuh, dengan kualitas gambar SVGA, rekaman video pada 30 fps dan semuanya dapat tersimpan pada kartu microSD (seperti Anda gunakan dalam telepon). Dan dapat menerima kartu 32GB, yang berarti , dapat melakukan banyak pemotretan.

Pengisian dilakukan baik melalui charger eksternal portabel kecil yang menggunakan baterai AA sebagai sumber daya atau port USB, dengan garansi penuh satu tahun. Di bandrol dengan Harga sekitar $ 97,00


Sumber  :  .redferret

Ditemukan Tekhnologi anti-laser pertama dunia

|| || || Leave a comments

Dalam anti laser, gelombang cahaya yang masuk terjebak dalam rongga di mana mereka bangkit dan sebagainya sampai akhirnya diserap. selanjutnya energi akan hilang sebagai panas. Catatan: Chong Yidong / Universitas Yale 


Lebih dari 50 tahun setelah penemuan laser, para ilmuwan di Yale University telah dibangun pertama di dunia tekhnologi anti-laser, di mana masuk berkas cahaya mengganggu satu sama lain sedemikian rupa dan dapat dengan sempurna membatalkan satu sama lainnya. Penemuan ini bisa membuka jalan bagi sejumlah teknologi baru dengan aplikasi dalam segala hal dari komputasi optik radiologi. 


laser konvensional, pertama kali ditemukan pada tahun 1960, menggunakan apa yang disebut " keuntungan menengah " biasanya semikonduktor seperti arsenide galium, yang dapat menghasilkan sinar terfokus gelombang cahaya-cahaya koheren dengan frekuensi yang sama dan amplitudo  pada setiap langkah satu dengan lain. 


Musim panas lalu, fisikawan Yale A. Douglas Stone dan timnya menerbitkan sebuah studi menjelaskan teori di balik anti laser, menunjukkan bahwa alat tersebut dapat dibangun dengan menggunakan silikon, bahan semikonduktor yang paling umum. Tapi sekarang itu tidak lagi, setelah bergabung dengan kelompok eksperimental lainnya ,yaitu Cao Hui, akhirnya tim tersebut membangu tekhnologi yang berfungsi sebagi anti-laser, yang mereka sebut penyerap sempurna koheren (CPA).

Tim, hasil yang muncul dalam edisi 18 Februari dari jurnal Science, difokuskan dua sinar laser dengan frekuensi tertentu ke rongga berisi wafer silikon yang bertindak sebagai "media peredam”, wafer yang menyelaraskan gelombang cahaya sedemikian rupa sehingga mereka menjadi sempurna terperangkap, memantul bolak-balik tanpa batas sampai mereka akhirnya diserap dan ditransformasikan menjadi panas.

Para ilmuan tersebut berpendapat bahwa CPA satu hari dapat digunakan sebagai saklar optik, detektor dan komponen lain dalam pengembangan komputer generasi berikutnya, yang disebut komputer optik, yang akan didukung oleh cahaya selain elektron. aplikasi lain mungkin di radiologi, A. Douglas Stone mengatakan prinsip dari CPA dapat digunakan untuk menargetkan radiasi elektromagnetik ke daerah kecil di dalam jaringan manusia normal, baik untuk keperluan terapeutik atau pencitraan.


Secara teoritis, CPA harus mampu menyerap 99,999 persen dari cahaya yang masuk. Karena keterbatasan eksperimental, tetapi pengujian yang di lakukan saat ini menyerap 99,4 persen. "Tapi BPA kami membangun hanya bukti dari konsep," kata Stone. "Saya yakin kita akan mulai mendekati batas teoritis dan akan dapat  membangun CPA yang lebih canggih.", tetapi Stone mengatakan bahwa simulasi komputer telah menunjukkan bagaimana untuk membangun satu sekecil enam mikron (sekitar satu-dua puluh lebar sebuah rambut rata-rata manusia). 

Light dan Dark Matter - Tujuh dilema dari teori gelombang digantikan dengan konsep materi gelap.


 Tim yang membangun CPA, yang dipimpin oleh Cao dan fisikawan lain Yale, Wenjie Wan, menunjukkan efek untuk radiasi dekat-inframerah, yang sedikit "merah" dari mata bisa melihat dan yang merupakan frekuensi cahaya mempunyai perangkat yang secara alami menyerap ketika silikon biasa digunakan. Namun, tim mengharapkan bahwa, dengan beberapa bermain-main medium rongga dan kerugian dalam versi mendatang, CPA akan dapat menyerap cahaya serta frekuensi inframerah khusus yang digunakan dalam komunikasi serat optik.

Ia sementara menjelaskan fisika kompleks belakang laser untuk menjadi dosen tamu dimana Stone menjadi dosen tamu yang, pertama kali datang dengan ide sebuah anti laser. Ketika Stone menyarankan rekannya berpikir tentang laser bekerja di reverse untuk membantunya memahami bagaimana bekerja laser konvensional, Stone mulai memikirkan apakah mungkin untuk benar-benar membangun sebuah laser yang akan bekerja mundur, menyerap cahaya pada frekuensi tertentu daripada itu memancarkan
.


"Ia pergi dari menjadi eksperimen pemikiran yang berguna untuk memiliki saya bertanya-tanya apakah Anda benar-benar bisa melakukan itu," kata Stone. "Setelah beberapa penelitian, kami menemukan bahwa beberapa fisikawan telah mengisyaratkan di konsep dalam buku-buku dan makalah ilmiah, tapi tak seorang pun pernah mengembangkan gagasan itu."

Sumber  :  physorg.com

Mobil Amphibi Pertama Dunia dari Lamborghini

|| || || Leave a comments

Kita tidak akan menyangka dan melihat hari ketika Mobil Lamborghini terlihat mengambang. Tapi hari itu telah datang. bermesin klasik pertengahan Lamborghini Countach yang unik telah dirancang oleh Mike Ryan dan dapat melakukan perjalanan yang lancar antara darat dan air. Sebuah Lamborghini amfibi, dengan suara mesin yang tidak berisik. Tentu sajaMobil ini akan menjadi cukup lambat dalam air, tetapi masih terlihat cantik. Melihat gambar, itu benar-benar mengingatkan kita pada film James Bond. Bayangkan semua petualangan mendebarkan dapat anda lakukan dengan mobil Lamborghini amfibi ini.
 
amfibi Lamborghini

Sumber  :  .car-stories.com 

VTB Arena, Stadion Sepak Bola Piala Dunia 2018

|| || || Leave a comments
FIFA telah mengumumkan pemenang yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia di Tahun 2018 dan 2022, ada Rusia dan Qatar. Dengan pemilihan Rusia, Federasi Sepakbola Rusia bergerak cepat untuk membangun stadion baru yang berfungsi sebagai Panggung Utama selama Piala Dunia berlangsung, maka dipilih Erick van egeraat, seorang arsitek merancang bangunan banalitas diandalkan modern dan futuristik, dan rekannya Mikhail Posokhin, Stadion akan dibangun akan diberi nama VTB Arena.


Stadion ini terletak di Dynamo Moskow Petrovsky Park berlokasi di jantung kota Moskow. Dalam rangka untuk memenuhi persyaratan internasional dan untuk mendukung penerapan kontemporer Rusia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018, pemerintah mengusulkan untuk mengelola stadion dan dibangun dengan konsep futuristik dan tentu saja dengan tema Go Green, maka rumput di stadion akan menggunakan rumput asli, tidak seperti stadion lain yang kebanyakan menggunakan rumput sintetis.




Sumber  :  alexisweb.net